Manfaatkan Maggot Hasil Budidaya, Pokdakan Mina Salam Patuk Raup Untung Lumayan

Jumat, 27 Agustus 2021

Administrator

Informasi

Dibaca: 40 kali

Patuk - Pokdakan Mina Salam yang beralamat di di dusun Salam, kalurahan Semoyo kapanewon Patuk membudidayakan lele di lahan sekitar rumah anggotanya. Rerata anggota memanfaatkan terpal sebagai wadahnya. Sebagian besar memanfaatkan air limbah budidaya untuk menyiram tanaman sayuran. Edi Purnomo, selaku ketua kelompok menjelaskan bahwa air dari lele sangat subur. Untuk itu, sebisa mungkin air dari lele tidak kita buang, namun kita manfaatkan untuk menyiram tanaman terutama sayuran, imbuhnya.

Edi menambahkan, saat ini anggotanya sudah mulai merasakan nikmatnya berbudidaya lele yang terintegrasi dengan sayuran. Terlebih lagi, sejak 2 tahun ini biaya pembelian pakan bisa ditekan dengan cara membudidayakan pakan alternatif maggot BSF. Penggunaan pakan tersebut diselang seling, jadi 50-50, separo pakan pabrikan separo lagi maggot. Anggota kami ada yang memelihara 4.000 ekor lele, dan setelah dipanen dan dilakukan analisa usahanya, diperoleh laba bersih dua juta rupiah, jelasnya.

Disela-sela kunjungan monitoring tim Perikanan Budidaya Pemda DIY pada Selasa 24 Agustus, Edi menceritakan sistem integrasi pemanfaatan limbah rumah makan yang diolah untuk budidaya maggot, yang pada akhirnya mendukung penyediaan pakan alternatif untuk budidaya lele. Memang dari sebagian masyarakat konsumen ada yang kurang sreg dengan penggunaan pakan maggot ini. Sebenarnya itu hanya permasalahan psikis yang bersangkutan saja, papar Edi.  Secara ilmiah, ketika budidaya maggot dillakukan dengan prosedur yang baik, produknya juga akan baik. Bahkan menurut konsumen lain, rasa daging lele malah lebih gurih jika menggunakan pakan alternatif tersebut, tutup Edi

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian

Berita Gunungkidul





semua agenda

Agenda

semua download

Download

Statistik

165712

Pengunjung Hari ini : 65
Total pengunjung : 165712
Hits hari ini : 211
Total Hits : 537316
Pengunjung Online : 2

Jajak Pendapat

Bagaimanakah tampilan website DKP?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

Lihat